Minggu, 03 Juni 2018

Permainan Edukatif untuk Anak

oleh: Asriana




Anak-anak sangat dekat dengan permainan, sehingga menjadi media bagus untuk mengenal banyak hal. Tak heran jika pembelajaran di Taman Kanak-kanak (TK) lebih banyak menggunakan permainan sebagai medianya.

Bentuk permainan anak yang mendidik (edukatif) dapat meningkatkan kecerdasan dan kemampuan yang dimiliki oleh anak.

Permainan yang bagus untuk dimainkan anak sebaiknya memiliki sejumlah kriteria berikut:

  1. Merangsang kecerdasan otak
  2. Melatih kekuatan fisik anak
  3. Meningkatkan kemampuan sosialisasi anak
  4. Dapat membentuk kepribadian anak.


  • Manfaat Permainan Edukatif

Dalam sebuah permainan, anak sebenarnya dapat memperoleh berbagai manfaat, di antaranya:


  1. Dapat meningkatkan kemampuan anak dalam berbicara/interaksi dengan teman sebayanya.
  2. Dapat meningkatkan kemampuan kognitif
  3. Meningkatkan keaktifannya dalam menerapkan apa yang didapatkan dari sebuah permainan.


Ketika diajari permainan yang edukatif, dapat menjadikan anak terlatih dengan baik sejak dini. Sebaliknya akan menjadi kurang baik bagi perkembangannya ketika jenis permainan yang ditawarkan kurang mendidik.


  • Contoh Permainan Edukatif

Beberapa jenis permainan yang bisa dimainkan anak di rumah berikut ini:

1. Belajar berhitung
Salah satu pengetahuan dasar yang harus dimiliki oleh seseorang adalah berhitung. Orang tua mengajak anak untuk bermain sambil berhitung, contoh sederhananya adalah anak diminta untuk menemukan suatu objek tertentu lalu menghitung jumlahnya.

2. Marbel belajar salat
Untuk yang menganut agama Islam, salat adalah salah satu ibadah yang wajib diajarkan pada anak. Meski di sekolah ada pelajaran agama yang akan mengajarkan tentang ini, tetapi dengan memanfaatkan aplikasi marbel belajar salat, orang tua dapat mengenalkan gerakan salat lebih awal pada anak.

3. Sambung kata
Permainan yang dapat dicoba di rumah yaitu sambung kata. Permainan ini dikenalkan kepada anak agar bisa menyambung kata yang disebutkan oleh orang tua atau guru mereka.

Pertama kali, orang tua atau guru menyebut kata tunggal kemudian anak yang akan menyambungnya. Hal ini dilakukan secara bertahap sampai membentuk sebuah cerita, tujuannya yaitu agar kata yang dimainkan dapat menjadi sebuah rangkaian cerita yang mudah diingat oleh anak.

Permainan ini nantinya dapat bermanfaat untuk menguatkan otak anak, yaitu mempertajam ingatan dan menguatkan daya pikir anak. Menariknya lagi, kemampuan bahasa anak juga akan semakin terasah, karena anak dapat secara otomatis mengatakan kata yang ada di benaknya.

4. Menyusun balok
Permainan menyusun balok ini bisa dilakukan secara mandiri ataupun berkelompok. Jadi, anak-anak juga bisa terdidik dalam hal kerjasamanya dengan temannya. Di permainan ini, anak lebih antusias jika balok tadi dibuat secara warna-warni.

Dengan penyusunan warna-warni sesuai apa yang diminta guru/ibu, maka anak akan dengan sendirinya belajar tentang warna.

5. Permainan dengan bola
Satu lagi jenis permainan yang bisa dicoba di rumah adalah permainan dengan bola. Bola yang digunakan tentu yang tidak berbahaya. Normalnya, anak akan suka bermain bola misalnya menendang. Atau bisa juga bermain menangkap bola.

Permainan ini nantinya akan bermanfaat untuk sistem motorik anak. Menunjang kemampuan fisik anak yang cukup aktif di luar ruangan. Bisa menjaga sistem kekebalan tubuh anak karena lebih aktif menggerakkan tubuh daripada diam di dalam ruangan saja.

Masih banyak permainan anak yang edukatif. Tapi yang pasti, harus memerhatikan apa manfaat dari permainan tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar