oleh: Asriana
Ketika hati mulai lelah berdoa sedang keinginan tak jua terwujud, kadang keraguan mulai menghampiri.
Ada banyak sebab doa tertolak, di antaranya:
*1.
Makan dan Minum dari yang Haram*
Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, dia berkata:
“Rasulullah ﷺ menyebutkan, seorang laki-laki yang panjang perjalanannya, berambut kusut, berdebu, dan menengadahkan tangannya ke langit: “Ya Rabb .. Ya Rabb .., tetapi dia suka makan dan minum yang haram, pakaiannya haram juga, dan dikenyangkan dengan yang haram. Maka, bagaimana doanya dapat dikabulkan?” (HR. Muslim No. 1015)
*2.
Tergesa-gesa dalam Berdoa*
Dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu, dia berkata: Sesungguhnya Rasulullah ﷺ bersabda, “Doa salah seorang di antara kalian pasti akan dikabulkan selama dia tidak tergesa-gesa, yaitu dia mengatakan: Saya sudah berdoa akan tetapi belum dikabulkan.” (HR. Bukhari No. 6340)
Bukan hanya itu, dia juga tidak menjaga adab-adab doa yang lainnya.
*3.
Meninggalkan Kewajiban*
Dari Huzaifah Radhiallahu Anhu dari Nabi ﷺ beliau bersabda, “Demi yang jiwaku berada di tangan-Nya, kalian harus betul-betul memerintahkan kepada yang ma’ruf dan melarang dari yang mungkar, kalau tidak maka betul-betul dikhawatirkan Allah akan menjatuhkan kepada kalian semua siksaan dari-Nya, kemudian kalian berdoa kepada-Nya akan tetapi Dia tidak mengabulkannya.” (HR. At Tirmidzi No. 2169: hasan)
*4.
Menjalankan Larangan dan Maksiat*
Ketika mereka membutuhkan sesuatu atau dalam keadaan sulit, mereka mencari-cari Tuhannya, mereka memohon dan menangis, serta mengakui semua kesalahan dan kelemahannya. Tetapi ketika kesulitan hilang, mereka lalu melupakan-Nya dan kembali melakukan maksiat kepada-Nya. Bagaimana yang seperti ini dikabulkan doanya?
Ada jawaban sangat bagus dari Imam Ibrahim bin Adham Rahimahullah atas pertanyaan ini :
1.
Seseorang yang meyakini adanya Allah ﷻ tetapi ia tidak menunaikan hak-hakNya.
2.
Seseorang yang telah membaca ( mengerti ) kitab Allah ﷻ tetapi tidak mengamalkanya.
3.
Seseorang yang mengetahui bahwa syetan adalah musuhnya yang nyata, tetapi ia justru mengikuti langkah-langkahnya.
4.
Seseorang yang mengaku mencintai Rasulullah ﷺ tetapi meninggalkan atsar dan sunnahnya.
5.
Seseorang yang mencita-citakan masuk surga namun meninggalkan amalan - amalan masuk surga.
6.
Seseorang mengatakan takut adzab neraka, tetapi ia tidak berhenti melakukan dosa dan maksiat.
7.
Seseorang yang yakin tentang kepastian datangnya ajal, tetapi ia tidak mempersiapkan diri untuk menghadapinya.
8.
Seseorang yang sibuk dengan aib dan cacat orang lain, tetapi ia melupakan cacat dan aibnya sendiri.
9.
Seseorang yang makan rezeki Allah, tetapi tidak mensyukurinya.
10.Seseorang yang mengubur orang mati, tetapi ia tidak mengambil pelajaran darinya.
*5.
Allah ﷻ sedang menguji hamba-Nya*
Hamba yang mukmin dan sabar akan meyakini bahwa Allah ﷻ punya rencana lain untuknya, dan itu pasti lebih baik. Sebab Dia lebih tahu dibanding hamba-Nya sendiri tentang apa yang terbaik bagi hamba-Nya. Atau, Allah ﷻ menundanya sebagai ujian kesabaran.
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al Baqarah : 216)
#30DWC
#30DWCJILID13
#SQUAD5